Nasehat cara membuat foto bayi yang akan atau sudah meninggal
Buat apa mengambil foto bayi yang sudah meninggal?
- Foto akan membantu mengingatkan kita
tentang nyatanya bayi dan membantu menghadapi kenyataan bahwa
dia memang meninggal
- Foto akan memberi gambaran yang sebenarnya
tentang si bayi, sehingga Anda tidak tergantung sama daya ingat
atau bayangan pemikiran Anda.
- Foto akan membantu Anda untuk membagi rasa
dengan orang lain. Anda dapat menunjukkan foto
bayi Anda yang membuat diri Anda merasa berkabung. Bahwa nyata
seorang bayi yang kita tangisi bukan sekedar mimpi atau bayangan
belaka.
- Sebuah foto bahkan bisa
menjadi ingatan satu-satunya tentang rupanya bayi Anda.
- Untuk adik-adik bayi yang
saat itu belum lahir, ataupun untuk kakaknya yang pada saat
bayinya meninggal masih kecil-kecil, sekali waktu Anda dapat
memperlihatkan fotonya dan menjelaskan, bahwa „dia adik atau
kakakmu“.
- Foto-foto dan kenangan
lainnya merupakan hal-hal yang dapat mengisi kekosongan pada
saat keluarga meninggalkan rumah sakit menuju pulang. Pulang
dengan tangan kosong dan sakit hati, paling tidak ada kenangan
foto yang dibawah.
Siapakah yang mengambil foto?
Bawalah camera sendiri dan buat foto sendiri atau minta tolong
sama suster. Jangan lupa untuk cek baterai kamera dan sebagainya.
Ingat, foto tidak dapat diulang di lain kesempatan.
Mengambil foto hitam-putih sering bagus hasilnya, terutama kalau
misalkan bayinya sudah meninggal dan warna kulitnya mulai berubah.
Foto hitam-putih biasanya membuat si bayi tetap kelihatan normal dan
ekspresi /watak bayi lebih jelas.
Kalau ada kenalan fotografer yang professional,
hal itu tentunya sangat membantu.
Mengambil foto apanya?
- Bayinya ketika digendong ayahnya, ibunya,
kakaknya, kakek-neneknya dll.
- Foto keluarga
- Bayinya ketika digendong
suster atau dokter
- Foto muka bayi dari dekat (bagian-bagian
bayi yang Anda paling ingin diingatinya)
- Bayinya ketika telanjang (untuk
memperlihatkan tubuhnya yang sempurna)
- Foto dekat dari jari-jarinya, tangannya,
kakinya, jari-kakinya (setiap bayi ada keindahannya tersendiri)
- Foto keluarga dari kakek-nenek sampai
cucu-cucunya, memperlihatkan bayinya ada pada generasi mana
- Foto tangan bayinya sedang dipegang oleh
tangan ibu atau bapaknya sangat mengharukan. Juga kakinya
dipegang oleh tangan ibu atau bapaknya.
Ulangi setiap foto beberapa kali,
biar Anda dapat memilih nantinya.
Ingatlah, apa yang Anda lihat merupakan kenyataanya.
Jangan takut untuk mendekatinya!!
Ambillah foto sebelum, pada saat dan setelah meninggal. Semua saat
sangat berharga dan perlu difoto.
Jangan ragu mengambil foto dari
kepalanya. Anda tidak perlu memperlihatkannya kepada orang lain,
tapi bagi Anda sebagai orang tuanya kemungkinan foto tersebut akan
sangat penting.
Perhatikan agar lampunya cukup saat mengambil foto
untuk menghindar agar foto-fotonya tidak gelap dan kurang kelihatan.
Bagaimana caranya mengambil foto?
Taruhlah bayinya dalam posisi seperti bayi-bayi lainnya (tangan
dekat muka, dengan lutut agak terlipat).
Ambillah foto mukanya dengan melihat langsung ke
mukanya. Bisa dibantu dengan bantal agar bayinya agak posisi duduk,
atau Anda berdiri diatas bayinya dan ambil fotonya dari atas.
Gunakan camera dengan zoom. Tetapi perhatikan agar tidak terlalu
dekat ketika pakai zoom, agar fotonya tidak buram.
Kalau fotonya harus dicuci atau cetak diluar, pilihlah toko
dimana dalam 1 jam selesai, untuk menghindar foto-foto hilang dan
biar langsung tahu hasilnya.
Dibawah ini ada beberapa contoh yang bagus, (foto-foto dibawah
ini dilindungi hak cipta)
Tangan
Angela dipegang tangan ayahnya
Jari-jari
Emily Rose
Tubuhnya
Benedict Oliver yang begitu sempurna
Kakinya
Benedict
Tangannya
Benedict
Benedict
memegang tangan kakak perempuannya
Kalau bayi Anda sudah meninggal
Tetap ambil fotonya !
Saya mendoakan agar bayi Anda akan lahir dalam keadaan masih
hidup, dan Anda dapat mengambil foto sebanyak-banyaknya sebagai
kenangan bayi Anda. Akan tetapi, misalkan bayi Anda lahir dalam
keadaan sudah meninggal, adalah penting untuk tetap mengambil
fotonya.
Pada saat Anda mengalami shok (biarpun Anda sudah tahu bahwa bayi
Anda akan meninggal, tetapi saat dia benar-benar pergi, tetap kita
mengalami shok) ditambah hormon kehamilan dan pengaruh obat-obatan
saat melahirkan membuat kita tidak mudah untuk mengingat bayinya itu
sendiri. Foto-foto akan sangat membantu mengingat rupa bayi Anda.
Foto-foto yang paling indah adalah, ketika dia digendong oleh
yang paling menyayanginya. Tetapi tidak setiap orang tua berani
untuk mengendong bayinya kalau sudah meninggal. Oleh karena itu,
saya ingin memberi beberapa nasehat tentang bagaimana caranya untuk
mengambil foto-foto yang indah ketika bayinya sudah meninggal.
Perhatikan agar latar belakang foto cukup indah
dan berwarna-warni. Fotonya harus dapat menceritakan bahwa dia
bagian dari keluarga. Jangan bungkus bayinya terlalu kencang dan
perlihatkan bahunya.
Bawalah selimut atau topi yang lucu untuk
mengenakannya, biar tidak harus foto dia dengan selimut polos yang
diberikan rumah sakit.
Menaruh bayinya dalam sebuah keranjang
menghasilkan foto yang indah.
Mungkin seorang ahli foto dapat memberi Anda
beberapa ide cara foto dan tentang latar belakang yang bisa
digunakan.
Melihat-lihat foto orang lain juga bisa memberi
ide, kalau kita tidak memiliki kesempatan untuk menghubungi seorang
ahli foto.
Anda dapat memanggil ahli foto untuk datang ke
rumah sakit untuk mengambil foto bayi Anda.
Kadang-kadang warna kulit bayi menjadi gelap sekali saat dia
lahir, tetapi setelah beberapa hari merubah lagi menjadi biasa.
Mungkin Anda ingin mengambil fotonya sebelum dia dikubur.
Kendati semua nasehat-nasehat ini, kemungkinan ketika fotonya
sudah jadi, ternyata tidak seindah Anda mengingat bayinya. Kadang
ahli foto dapat memperbaiki fotonya dengan beberapa efek sehingga
tetap bagus untuk dipasang di dinding atau untuk memperlihatkan
kepada orang lain.
Last updated 12 October 2007
<<
Kembali |